This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 18 Oktober 2010

MERIAHKAN HARI JADI PROVINSI JAWA TIMUR DENGAN PERGELARAN WAYANG KULIT

Sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-65 Tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan Pergelaran Wayang Kulit pada Sabtu malam, 16 Oktober 2010. Pergelaran Wayang kulit kali ini mengambil judul “Sesaji Raja Suya” dengan Dhalang Ki Genit Santoso dari Dongko. Pada awal acara ditampilkan kesenian karawitan oleh siswa-siswi dari sanggar “Raos Manunggal” yayasan Hasan Munahir.
Yayasan Hasan Munahir yang berada di Desa Jati Kecamatan Karangan tersebut telah menyelenggarakan pendidikan formal tingkat SMP dan SMA, dengan kesenian karawitan dan pedhalangan sebagai kegiatan ekstrakurikulernya. Demikian disampaikan H. Sudono, S.Pd selaku ketua Yayasan Hasan Munahir. 

Dalam sambutan Bupati Trenggalek yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Ir. Cipto Wiyono, M.Si menyatakan bahwa kegiatan semacam ini berlangsung secara serempak di 20 Kabupaten/Kota se-Jawa TImur sebagaimana program Gubernur Jawa Timur. Selain untuk memeriahkan hari Jadi Provinsi Jawa Timur, kegiatan ini merupakan manifestasi dari kewajiiban dan tanggung jawab kita sebagai aparatur pemerintah dalam upaya memberikan dorongan semangat, memberikan motivasi, fasilitasi dan implementasi pembangunan bidang kesenian khususnya dan kebudayaan pada umumnya, lanjutnya.

Dengan demikian, para seniman di Kabupaten Trenggalek tidak usah merasa belum mendapat perhatian yang cukup. lebih baik kita berupaya meningkatkan kemapuan sehingga mampu berdaya saing di tingkat lokal, regional maupun global. 

Pada akhir sambutannya, Ir. Cipto Wiyono, M.Si berpesan agar jangan menikmati pergelaran wayang kulit ini dalam bentuk visualisasinya saja, tetapi nilai filosofi yang terkandung dalam pergelaran tersebut yaitu hancurnya angkara murka atau kebathilan oleh akhlaq mulia atau sesuatu yang benar, patut kita cermati.

Penyerahan tokoh wayang Pandhu oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek kepada Dhalang Ki Genit santoso, menandai dimulainya pergelaran wayang kulit. Pergelaran wayang kulit kali ini dimeriahkan pula oleh pelantun lagu campur sari, Sonny Jos yang juga Ketua Asosiasi Canpur Sari Indonesia.

Jumat, 15 Oktober 2010

Bupati Trenggalek Buka Diklat Pimp. IV

Untuk menciptakan sumber daya manusia aparatur yang memiliki kompetensi jabatan dalam penyelenggaraan Negara dan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek bekerjasama dengan Badan Diklat Propinsi Jawa Timur menyelenggarakan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV angkatan 314 bertempat di Kantor Pendidikan dan Pelatihan Aparatur dan masyarakat Kabupaten Trenggalek. Diklat ini dibuka secara resmi oleh Bupati Trenggalek, Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT pada hari Jumat, 15 Oktober 2010 dan dihadiri oleh Kepala Badan Diklat Propinsi Jawa Timur dan Kepala SKPD se-Kabupaten Trenggalek.

Menurut Ketua Panitia Pembukaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV angkatan 314, Dra. Maryati, MM dalam laporannya menyatakan bahwa Diklat tersebut dilaksanakan mulai tanggal 15 Oktober 2010 sampai dengan 22 Nopember 2010 dan diikuti oleh 35 orang peserta dari Pejabat eselon IV lingkup Pemkab Trenggalek. 

Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek mengucapkan terimakasih kepada Badan Diklat Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan kesempatan kepada Pemerintah kabupaten Trenggalek melalui Kantor Diklat Aparatur dan Masyarakat Kab. Trenggalek untuk menyelenggarakan diklat Kepemimpinan tersebut dalam bentuk pola kerjasama.

Bupati Trenggalek berharap, melalui pembelajaran diklat ini para peserta dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, sikap perilaku yang lebih baik dan menciptakan perubahan paradigma maupun komitmen aparatur dalam melaksanakan roda pemerintahan dan pembangunan, khususnya dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya, Bupati berpesan kepada peserta diklat untuk menyiapkan mental, pikiran dan fisiknya. Memanfaatkan waktu dengan efektif agar tujuan dari diklat tersebut dapat terwujud. “Tugas kita sebagai aparatur adalah melaksanakan tugas pemerintahan dan pembanguan sebagai upaya untuk mencapai tujuan nasional sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945,” tuturnya.

Launching Perdana BBM Non Subsidi Jenis Pertamax



Sebagai tindak lanjut atas penerapan peraturan Pemerintah tentang pembatasan distribusi kuota BBM bersubsidi jenis Premium, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui SPBU milik Pemkab Trenggalek melakukan launching perdana BBM non subsidi jenis Pertamax, Jumat, 15 Oktober 2010. 
Menurut keterangan perwakilan dari Pertamina Wilayah pemasaran Madiun, Anthon Dima W, peluncuran produk BBM non subsidi jenis Pertamax ini merupakan yang pertama di wilayah Trenggalek. Hal tersebut sebagai bentuk komitmen Pertamina khususnya Pemkab Trenggalek untuk menyediakan pasokan BBM yang cukup bagi masyarakat, seiring dengan pembatasan distribusi BBM subsidi jenis Premium di seluruh SPBU.   Sedangkan dari segi harga, BBN non subsidi menurut Anthon Dima W, per 15 Oktober adalah 6800 dan BBM jenis Pertamina seharga 4500.
Menandai peluncuran Pertamax secara resmi di SPBU tersebut, Drs. Hermanto selaku Direktur SPBU serta Ir. Suprapto, MM selaku bidang pemasaran melakukan pengisian BBM non subsidi jenis Pertamax tersebut untuk mpertama kalinya.

Rabu, 13 Oktober 2010

BUPATI TRENGGALEK MEMBUKA BAZAR UMKM DI KEC. GANDUSARI

Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-65 Provinsi Jawa Timur tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Koperasi, Industri, Perdagangan, Pertambangan dan Energi (Dinas Koperindag Tamben) mengadakan Bazar UMKM pada 12 Oktober sampai dengan 14 Oktober 2010 bertempat di depan Balai Desa Sukorejo Kec. Gandusari. 


Menurut Kepala Dinas Koperindag Tamben selaku Ketua Pelaksana Pembukaan Bazar UMKM, Drs. Djoko Rusianto, M.Si, Bazar UMKM kali ini diikuti oleh 50 UMKM di Kabupaten Trenggalek. Dengan bazar UMKM ini diharapkan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan rumah tangga dengan harga yang relative murah tetapi tidak merugikan para pengusaha UMKM, lanjut Drs. Djoko Rusianto, M.Si.

Dalam sambutannya Bupati Trenggalek, Dr. IR. H. Mulyadi WR, MMT menyatakan bahwa dalam usianya yang ke-65 prestasi yang diukir oleh Provinsi Jawa Timur sangat luar biasa. Hal Ini dapat menjadi pemicu Kabupaten Trenggalek untuk mengukir prestasi di berbagai bidang. Melihat usia Trenggalek yang jauh lebih tua yaitu 816 tahun.

Kepada Dinas Koperindag Tamben Bupati meminta agar terus meningkatkan pembinaan kepada para pengusaha UMKM. Sedangkan kepada legislative, Bupati mengharapkan dukungannya berupa alokasi dana untuk pembinaan UMKM tersebut. Selanjutnya Bupati berpesan agar para Pengusaha UMKM terus menjaga kualitas barang dagangannya. Dengan demikian, dapat terus bersaing dengan pasar yang lebih besar dan modern di luar sana.

Bazar UMKM tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Trenggalek beserta Ibu dan dihadiri oleh Wakil Bupati Trenggalek beserta Ibu, Ketua DPRD Kab. Trenggalek beserta Ibu, Anggota Forum Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah, Kepala SKPD lingkup Pemkab Trenggalek dan Camat serta Kepala Desa se-Kec. Gandusari.

PELANTIKAN DAN WISUDA ANGKATAN IX AKADEMI KEPERAWATAN TRENGGALEK


Selasa 12 oktober 2010, Akademi Keperawatan (AKPER) Trenggalek menggelar wisuda angkatan IX AKPER bertempat di Gedung Serba Guna Hotel Hayam Wuruk Trenggalek. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Trenggalek, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Anggota FORPIMDA Kabupaten Trenggalek, Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek serta Direktur Akademi Keperawatan Trenggalek.
Dalam sambutannya, Bupati Trenggalek, Dr. Ir. H. Mulyadi WR, MMT mengucapkan selamat kepada 143 wisudawan yang telah berhasil lulus menyelesaikan pendidikan tepat pada waktunya. Wisuda kali ini, selain meluluskan mahasiswa program reguler juga memwisuda mahasiswa program khusus D III Keperawatan yang berasal dari tenaga kesehatan perawat yang telah bertugas di Puskesmas maupun Rumah Sakit.
Kepada para wisudawan, Bupati mengharapkan untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh sesuai degan kode etik profesi serta tetap belajar ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi. “Karena dengan belajar saudara akan meningkatkan kemampuan dan ketrampilan selaras dengan kemajuan dan kebutuhan masyarakat”ungkap Bupati.
Di akhir sambutannya,Bupati mengucapkan terimakasih atas perjuangan para Dosen dan seluruh Civitas Akademika terkait dengan keberhasilan akper Trenggalek dalam mengelola pendidikan keperawatan.