This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 17 November 2009

PEMBERANGKATAN TRANSMIGRAN KE TOJO UNA UNA


Untuk ketiga kalinya, Pemerintah Kabupaten Trenggalek memberangkatkan transmigran ke Desa Betaua, Kabupaten Tojo Una Una, Propinsi Sulawesi Tengah. Pertama kali dilakukan pada tanggal 31 Desember 2008 sebanyak 20 KK, yang kedua pada tanggal 2 Juni 2009 dengan memberangkatkan 15 KK, dan yang ketiga kalinya diberangkatkan pada tanggal 15 Nopember 2009 dengan jumlah transmigran sebanyak 15 KK dengan 53 jiwa dari Kecamatan Panggul. Hal tersebut dilaporkan oleh Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial Kabupaten Trenggalek, Drs. Ali Mustofa, M.Si, saat acara pemberangkatan Transmigran Swakarsa Mandiri Kabupaten Trenggalek tahun 2009 ke Kabupaten Tojo Una Una, di Kantor Diklat Aparatur dan Masyarakat Kabupaten Trenggalek, Minggu 15 Nopember 2009. Bupati Trenggalek, H. KRA. Soeharto Hadiningrat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa transmigrasi adalah ibarat hijrah untuk memerangi kemiskinan dan keterbelakangan, oleh karena itu para transmigran diharapkan untuk mantap melangkah dan tidak ragu-ragu lagi. Semangat dan etos kerja transmigran dari Kabupaten Trenggalek telah diakui oleh Pemerintah Kabupaten Tojo Una Una, oleh karena itu Bupati meminta para transmigran menjaga nama baik Kabupaten Trenggalek. Pada akhir sambutannya, Bupati Trenggalek, H. KRA. Soeharto Hadiningrat, meminta transmigran untuk menunjuk salah seorang sebagai koordinator, sehingga bila ada masalah mudah pemecahannya, selain untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan para transmigran.

Senin, 16 November 2009

UPACARA ADAT BERSIH DAM BAGONG


Bertempat di area Makam Bagong, masyarakat Kecamatan Trenggalek dan Pogalan, utamanya warga petani yang memanfaatkan daerah aliran sungai bagong, mengadakan acara Upacara Adat Bersih Dam Bagong 2009, Jum’at 13 Nopember 2009. Upacara adat bersih Dam Bagong, digelar bertepatan dengan hari Jum’at Kliwon pada Bulan Sela setiap tahunnya. Hadir dalam upacara adat ini, Wakil Bupati Trenggalek, Mahsun Ismail, S.Ag.,MM., Muspida Kabupaten Trenggalek, Kepala SKPD, Camat Trenggalek dan Pogalan, Kepala Desa se-Trenggalek dan Pogalan, serta tokoh masyarakat dan petani di Kecamatan Trenggalek. Kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun ini merupakan tradisi yang dilaksanakan untuk menghormati leluhur pahlawan tani, yaitu almarhum Ki Ageng Menak Sopal. Selain itu, upacara adat ini merupakan ungkapan syukur masyarakat kepada Tuhan YME, dengan harapan semoga wilayah Trenggalek selalu dalam keadaan tentram penuh kedamaian,” demikian disampaikan Wakil Bupati Trenggalek, Mahsun Ismail, S.Ag.MM dalam sambutannya. Penyelenggaraan upacara adat ini, ditandai dengan penyembelihan satu ekor kerbau pada pukul 03.30 WIB dini hari tadi yang dagingnya akan dibagikan kepada masyarakat setelah dimasak. Sedangkan kepala kerbau tersebut, dilarung di Sungai Bagong. Kemudian acara dilanjutkan dengan upacara ruwat Pagelaran Wayang Kulit.

RAKOR PENINGKATAN KEWASPADAAN DINI MASYARAKAT


Bertempat di Gedung Sebaguna Kelutan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar Rapat Koordinasi Peningkatan Kewaspadaan Dini Masyarakat di Daerah, Kamis 12 Nopember 2009. Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini Masyarakat untuk mengantisipasi terhadap ancaman teroris di wilayah kabupaten Trenggalek ini, diikuti oleh Muspida, Kepala SKPD, Muspika, Kominda (Komunitas Intelejen Daerah), Babinkamtibmas, Kepala Desa/Lurah, Tokoh Agama dan masyarakat se-Kabupaten Trenggalek. Wakil Bupati Trenggalek, Mahsun Ismail, S.Ag.,MM. yang membuka rakor ini dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengamanan kamtibmas di Kabupaten Trenggalek, dan melakukan penanganan sinergis antara masyarakat, pemerintah, TNI, dan Polri di daerah. Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati secara khusus menekankan perlunya kewaspadaan dini dan pencegahan terorisme. Fakta membuktikan bahwa ancaman teroris masih menjadi musuh bersama yang tidak kasat mata. Kejadian terorisme harus menjadi perhatian bersama dan menjadi pelajaran berharga yang harus diperhatikan agar tidak terjadi di masa depan. “Oleh sebab itu untuk mencegah dan menanggulangi segala kegiatan terorisme, semuanya harus ditangani secara menyeluruh, cepat, tepat, cermat dan bijaksana,” lanjut Mahsun Ismail, S.Ag.,MM. Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpollinmas) Kabupaten Trenggalek, Hari Purnomo, SH., melaporkan bahwa rakor tersebut digelar untuk meningkatkan koordinasi dalam rangka kewaspadaan dini masyarakat dan penanganan terorisme di Trenggalek. “Rakor ini salah satunya untuk mendorong dilakukannya pelaporan cepat bila terjadi gangguan kamtibmas dan munculnya terorisme di daerah,” kata Hari Purnomo, SH.

Jumat, 13 November 2009

PERINGATAN HARI KESEHATAN NASIONAL KE-45 TAHUN 2009

Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-45 Tahun 2009 di Kabupaten Trenggalek ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera di halaman RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Kamis 12 Nopember 2009. Bertindak selaku Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional di Kabupaten Trenggalek adalah wakil Bupati Trenggalek, Mahsun Ismail, S.Ag.MM. Tema Hari Kesehatan Nasional kali ini adalah: “Lingkungan Sehat, Rakyat Sehat”. Tema tersebut dipilih, dengan harapan dapat lebih mengarahkan pada peningkatan kualitas lingkungan dalam pencapaian sasaran pembangunan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas bangsa secara keseluruhan. Wakil Bupati Trenggalek, Mahsun Ismail, S.Ag.,MM. dalam amanatnya menyampaikan bahwa tujuan pembangunan kesehatan diarahkan untuk mencapai empat sasaran, yaitu: meningkatnya usia harapan hidup, menurunnya angka kematian bayi, menurunnya angka kematian ibu melahirkan, dan menurunnya prevalensi gizi kurang pada anak balita. Wakil Bupati menambahkan bahwa tema HKN ke-45 juga sesuai dengan semangat pemerintah untuk mencapai target MDG’s sebagai komitmen global dalam tujuan ke-7 MDG’s, yaitu menjamin kelestarian lingkungan hidup, dan target 10, yaitu menutunkan separo proporsi penduduk yang tidak memiliki akses terhadap air minum yang aman dan sanitasi dasar pada tahun 2015. Pada akhir sambutannya, Wakil Bupati Trenggalek, Mahsun Ismail, S.Ag.,MM. mengajak kepada semua pihak untuk terus berupaya melakukan peningkatan dan perbaikan dalam bidang kesehatan lingkungan.

PERINGATAN HARI PAHLAWAN KE-64 TAHUN 2009


Peringatan Hari Pahlawan ke-64 tahun 2009 di Kabupaten Trenggalek dilaksanakan di halaman Pendopo Kabupaten Trenggalek, Selasa 10 Nopember 2009. Peringatan Hari Pahlawan tahun 2009 ini mengambil tema “Dengan Semangat dan Nilai-Nilai Kepahlawanan, Kita Perkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Trenggalek, H. KRA. Soeharto HAdiningrat. Upacara ini diikuti oleh seluruh unsur Muspida, tokoh pejuang, Korpri, unsur TNI dan Polri serta para pelajar dan pramuka. Bupati Trenggalek, dalam amanatnya menyampaikan bahwa semangat juang dari para pahlawan yang tidak kenal menyerah untuk mewujudkan kemerdekaan dan tetap mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia hendaknya kita pelihara dan kita amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari, kini dan masa datang. Dengan upacara bendera ini mencerminkan bahwa kita sebagai bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, bangsa yang menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawannya. Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara bendera ini merupakan salah satu bentuk penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah rela berkorban, pantang mundur, tanpa pamrih yang dilandasi oleh percaya pada kemampuan sendiri berjuang demi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setalah pelaksanaan upacara bendera, acara kemudian dilanjutkan Upacara Ziarah Nasional dilanjutkan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Karangsoko, Trenggalek, dipimpin oleh Kapolres Trenggalek, AKBP. Eddy Hermanto.