Senin, 25 Januari 2010

BUPATI RESMIKAN PUSKESMAS DURENAN


Seiring dengan tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin berkembang maka pemerintah terus memajukan pembangunan di bidang kesehatan. Untuk itu dalam penyusunan anggaran dari tahun ke tahun untuk sektor kesehatan selalu mendapatkan perhatian secara prioritas. Salah satunya adalah pembangunan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas). Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Trenggalek dr. Notobudiyanto dalam laporannya berkaitan dengan selesainya pembangunan empat puskesmas dan dua poliklinik desa (polindes)

Selesainya pembangunan sarana kesehatan tersebut ditandai dengan peresmian yang dilakukan oleh Bupati trenggalek H. Soeharto bertempat di Puskesmas Durenan pada Hari Rabu, 20 Januari 2010. Adapun puskesmas dan polindes yang diresmikan masing-masing Puskesmas Durenan, Puskesmas Dongko, Puskesmas Bodag, dan Puskesmas Pucanganak. Sedangkan polindes yang diresmikan adalah Polindes Wonocoyo dan Polindes Sukorejo. Acara ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Trenggalek H. Soeharto dan pengguntingan pita oleh Ny. Wahyu P. Soeharto. Selanjutnya bupati berkenan meninjau bangunan yang baru.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Trenggalek, para kepala SKPD, kepala bagian, unsur Muspika kec. Durenan, Camat se-Kab. Trenggalek, tokoh agaman dan tokoh masyarakat. Bupati Trenggalek H. Soeharto berkenan menyerahkan penghargaan bagi 20 desa yang dinyatakan bebas ODF. Juga diserahkan mobil ambulan untuk operasional Polres Trenggalek dan Saka Husada Kwartir Gerakan Pramuka Trenggalek.

Dalam kata sambutannya Bupati Trenggalek H. Soeharto menyatakan bahwa pembangunan sarana kesehatan mutlak dilaksanakan dan yang terpenting adalah pelayanan prima kepada masyarakat harus selalu ditingkatkan. Namun demikian harapan bupati sekalipun puskesmas telah dilengkapi sarana yang lengkap akan lebih baik jika tidak ada pasien yang masuk dengan arti masyarakat dalam keadaan sehat. Kesehatan masyarakat merupakan modal pokok bagi peningkatan kesejahteraan rakyat.

0 komentar:

Posting Komentar