Selasa, 12 Oktober 2010

2 (Dua) Siswa Berprestasi Asal Trenggalek Raih Beasiswa




Walaupun dalam keterbatasan, ternyata tidak menyurutkan semangat Candra Nunus Andayani dan Alif Tohari, santri Yayasan Al – Ikhlas Pondok Pesantren Hidayatullah Trenggalek untuk menorehkan prestasi.  Siswa berprestasi asal Trenggalek ini berhasil menembus ketatnya persaingan untuk masuk menjadi mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri Favorit, Candra Nunus Andayani (19) telah diterima di jurusan Kedokteran Hewan UGM Yogyakarta melalui jalur UM UGM.  Sedangkan Alif Thohari(22) telah menyelesaikan pendidikannya di Akademi Pimpinan perusahaan (APP) Kementrian Perindustrian Jakarta.
Candra Nunus Andayani putra dari pasangan Parni(70) dan Katini (60) ini sejak SMA sudah terbilang sebagai siswa berprestasi. Selama  masih tercatat sebagai pelajar di SMA 1 Trenggalek, Candra aktif mengikuti berbagai Olimpiade salah satunya Olimpiade Kebumian bertaraf Nasional maupun Internasional. Anak ke 6 dari 6 bersaudara ini merupakan jebolan dari SMP 1 Pule. Selama menempuh pendidikannya di perguruan Tinggi, Candra akan mendapatkan beasiswa penuh dari BIDIK MISI. Beasiswa dari Kementerian Pendidikan Nasional ini memang khusus diperuntukkan bagi siswa yang berprestasi dan merupakan calon mahasiswa yang potensial yang tidak dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi karena berasal dari keluarga kurang mampu. Sedangkan untuk biaya praktikum serta biaya hidup, Candra yang kedua orang tuanya berprofesi sebagai buruh tani ini masih mengalami kesulitan. Pemkab Trenggalek melalui Disnakertransos, hingga saat ini memberikan bantuan sandang pangan sebesar 0,4 ons kepada Yayasan Al Ikhlas.
Sementara itu, Alif Tohari(22) yang sudah menyelesaikan jenjang pendidikan D3-nya di APP Kementerian Perindustrian ini juga tergolong siswa berprestasi. Jebolan SMPN 1 Bendungan serta SMKN 1 Muhammadiyah, walaupun dalam keterbatasan juga tak mengendorkan semangatnya untuk terus menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Untuk 2 tahun ke depan mulai Januari tahun 2011, putra pertama dari 2 bersaudara pasangan Misri dan Sugito ini akan mengabdikan dirinya di Kementrian Perindustrian.
Terkait dengan hal tersebut, Pemkab Trenggalek melalui Disnakertransos membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi Warga Trenggalek untuk menjadi orang tua asuh bagi siswa-siswa berprestasi dan berpotensi tetapi terkendala dengan biaya pendidikan yang tersebar di berbagai Yayasan - yayasan di Kabupaten Trenggalek.

0 komentar:

Posting Komentar